Kim Sang Bum (Kim Beom)


Hwaaah… hwah… Kim Bum, pemeran So Yi Jung dalam Boys Before Flower, kok… cute banget sih. Cowok ter-cute yang pernah aku lihat. Pastesan, umurnya baru 20, paling muda diantara personil F4 korea lainnya.

Siapa bilang cowok tidak ada yang cute? Kim Bum buktinya… Oh, God, ini orang punya senyum mematikan, plus lesung pipi lagi, bikin tambah cool aja. He’s so Gergous.

Kim Bum lahir pada 7 Juli 1989 di Korea Selatan. Aktor berzodiak cancer ini mengawali karirnya pada tahun 2006 dengan membintangi High Kick! Berkat tampangnya yang mempesona, ia pun bermain dalam drama seri Boys Over Flower (2008/2009), East of Eden (2008-2009), Rude Woman (2006), Rainbow Romance (2006) dan membintangi beberapa film; I Like It Hot (2008), Gosa/The Story (2008), Death Bell (2008), dan Hellocats (2008). Tak ayal, namanya langsung melambung tinggi dan digilai cewek-cewek (termasuk aku… hehehe)

yang membuatnya banyak menerima penghargaan, diantaranya: Key To Nineja’s Heart (2009), DK Inki Award (2008), Korean Drama Festival: Netizen Popularity Award (2008), Korea MNET Summer Break 20’s Choice-Sexiest Award (2007). Saluuut…

Cowok yang memiliki tinggi 181 cm ini sedari kecil senang banget nonton tv, terutama yang berbau musik dan film. Bahkan ia sering memberi kritik terhadap film-film yang ia tonton, makanya sekarang… dia menjadi mahasiswa Chung-Ang University jurusan Movie and Theater.

Well, cowok yang hobi banget main sepakbola ini, yang bahkan pernah tergabung dalam tim sepakbola sekolah dan menempati posisi striker, mendambakan cewek yang enak diajak ngobrol dan pandai memasak. Wah… musti belajar masak nih!
READ MORE...

Aaron Carter


Tau Aaron Carter gak? Haha… gara-gara nonton film popstar, keingat lagi deh ama cowok ganteng satu itu.

Aaron Carter adalah adik dari Nick Carter (personil Backstreet Boys) yang lahir pada 7 Desember 1987. Dia muncul sebagai seorang penyanyi pop dan hip pop di akhir tahun 1990an, dan melejit pada awal tahun 2000an. Ia seorang penyanyi, aktor, penulis lagu, dan rapper.

Mirip gak?


Ia pernah berpacaran dengan Lindsay Lohan dan Hilarry Duff, tapi kemudian berseteru dan putus. Pernah bertunangan dengan mantan ratu kecantikan dan model playboy Kari Ann Peniche, tapi kemudian Aaron memutuskan pertunangan tersebut. well, lalu berpacaran lagi dengan Kaci Brown. Fiuh…

Aaron hoby banget olahraga; sepakbola, golf, bisbol, football, dan motorcross, terlebih lagi bola basket. Ia pernah bermain dengan tim bola basket selebriti Hollywood Knights dan mengumpulkan dana untuk sekolah-sekolah lokal yang ada di Los Angeles. Saluuut…


Karirnya yang dimulai pada tahun 1997 sudah menelurkan beberapa album, diantaranya Aaron Carter (1997), Aaron's Party (Come Get It) (2000), Oh Aaron (2001), Another Earthquake (2002), Most Requested Hits (2003), Come Get It: The Very Best of Aaron Carter(2006), 2 Good 2 B True (2006). Dan sudah membintangi beberapa film; Lizzie McGuire (2001), Sabrina, the Teenage Witch (2001), 48 Hours Mystery (2002), Liberty’s Kids (2002), Family Affair (2003), Fat Albert (2004), 7th Heaven (2004), Popstar (2005), Supercross (2005), House of Carters (2006), I Want Someone to Eat Cheese with… (2007), Grand Stand (2007). Hwah… banyak juga yah

Well, kalau mau tau tentang Aaron Carter lebih banyak klik disini atau di official website-nya.
READ MORE...

Stephenie Meyer



Siapa yang tidak kenal Stephenie Meyer? Penulis yang novelnya sampai kini telah terjual lebih dari 5,3 juta copy, TWILIGHT. Semua pasti kenal TWILIGHT kan?


Sebenarnya ia bukan penulis, tetapi semua berawal dari mimpinya. Pada bulan juni 2003 lalu, ia bermimpi tentang seorang gadis sedang ngobrol dengan seorang pemuda berkilauan di padang rumput yang penuh dengan sinar matahari. Pemuda itu bukan pemuda biasa, ia seorang vampire. Mereka saling jatuh cinta. Dan saat terbangun, Stephenie memutuskan untuk menuliskannya menjadi sebuah buku yang kini bahkan sudah difilmkan.



Stephenie Morgan Meyer lahir pada 24 Desember 1973 di Hartford, Connecticut, Amerika Serikat. Ia telah menulis beberapa buah novel diantaranya The Host, Twilight (Oktober 2005), New Moon (Agustus 2006), short story in Prom Nights from Hell (April 2007), Eclipse (Agustus 2007), The Host (Mei 2008), Breaking Dawn (Agustus 2008), Midnight Sun (akan datang), The Twilight Saga: The Official Guide ( Desember 2008), The Soul (akan datang), The Seeker (akan datang). Bagi yang pengen baca ebook Twilight dalam bahasa Indonesia, klik disini aja.

Wanita yang pernah mengenyam pendidikan di Brigham Young University ini tinggal bersama suaminya dan ketiga anak laki-lakinya di Phoenix, Arizona. Ia juga suka mendengar lagu-lagu dari band Muse. Baginya Muse adalah sumber inspirasinya.
READ MORE...

Kim Jeong-Hoon



Siapa yang tidak kenal Kim Jeong-hoon? Waduh… kalau yang gak kenal, nonton Princess Hours dulu deh. Yup… dia yang meranin karakter si pangeran terlantar Lee Yool yang langsung melejitkan namanya dan dielu-elukan pada tahun 2006 silam.

Artis kelahiran 1979 ini mengawali karirnya sebagai personil group UN, tapi kemudian bubar dan masuk ke dunia akting yang ternyata langsung membuatnya terkenal. Belakangan, Jeong-hoon belajar bahasa mandarin untuk melebarkan sayapya ke negera lain, RRC mengikuti jejak Jang Nara dan Chae-rim.



Well, ini biodatanya

Nama lengkap : Kim Jeong-hoon
Tanggal lahir : 20 Januari 1979
Gol. Darah : AB
Tinggi Badan : 178 cm
Berat Badan : 60 kg
Film/ Drama : Orange (2002), Shut up! (2004), DMZ (2004), Goong/Princess Hours (2006), Fog Street/Drama City (2006).

Artis yang pernah menempuh pendidikan kedokteran gigi di Seoul National University ini ternyata memiliki IQ di atas rata-rata (IQ-nya kira-kira 146). Fiuh…
Jeong-hoon pernah mengikuti acara Takeshi Kitano Presents Comaneci University Mathematics yang digelar Fuji TV pada 2007 silam. And you know what? He’s the winner, padahal pesertanya berasal dari sejumlah mahasiswa unggulan mulai dari Amerika, Jepang, bahkan sutradanya tv itu sendiri. Saluuut…


Jeong-hoon bahkan mampu menyelesaikan soal-soal yang diberikan dengan sangat mudah dan dengan cara unik dan orisinil dalam menjawab.
Well, Tampan, Cute, Keren, Tinggi, pintar… apalagi coba?
READ MORE...

Princess Hours

Princess Hours atau Goong dalam bahasa korea yang berarti istana ini mengisahkan tentang dua insan yang berbeda status dan saling membenci disatukan dalam satu mahligai rumah tangga. Kakek-kakek mereka telah mengatur perjodohan ini dari lama, bahwa cucunya yang akan menjadi raja kelak akan menikahi cucu sahabatnya yang seorang gadis dari rakyat biasa. Kebayang gimana serunya kan?

Shin (Joo Ji-hoon) yang diam-diam mencintai Hyo-rin (Song Ji-hyo) menerima perjodohan yang telah ditentukan oleh kakeknya setelah lamarannya kepada Hyo-rin, yang ingin menjadi ballerina terkenal ditolak. Sedangkan Chae-gyoung (Yoo Eun Hye) menolak mentah-mentah perjodohan itu. Apalagi mengingat hubungannya dengan pangeran satu itu sangat-tidak-berjalan-dengan-baik. Well, apa mau dikata. Perjodohan itu tetap terlaksana dan pernikahan akbar pun akan segera digelar.

Chae-gyoung adalah gadis konyol yang polos dan apa adanya. Sedangkan Shin adalah seorang pangeran angkuh yang kesepian. Dua karakter yang saling bertolak belakang itu pun tak ayal sering bertengkar.


Lee Yool, sepupu Shin yang merupakan putra Putri Hye-jong, yang semula merupakan calon permaisuri sebelum suaminya wafat lewat kecelakaan tragis dan calon yang awalnya dijodohkan sama Chae-Gyoung kembali dari Inggris. Dialah yang selalu ada di saat Che-gyoung butuh teman bicara. Yool, si pangeran terlantar yang baik hati selalu ada buat Chae-gyoung saat Shin memperlakukannya semena-mena. Hingga akhirnya tumbuh benih-benih cinta di hati pemuda tampan itu. Belum lagi Hyo-rin yang tiba-tiba datang menganggu Shin dan rumah tangganya.

Well, drama yang diadaptasi dari komik Goong ini mengambil Korea sebagai settingnya. Kita juga bisa melihat gambaran tentang adat-istiadat raja-raja korea yang di-set secara modern.

Kalau mau pilih antara Shin dan Yool. Seratus persen suaraku bakal buat Yool. Aktingnya sebagai pangeran baik hati benar-benar menyentuh hatiku. Lagian, dia juga ganteng banget. Mati aku. Bahkan di umurnya yang hampir mendekati 30-an itu, mukanya tetap kelihatan cute. Model rambutnya yang sedikit kecokelatan dengan poni ke samping juga keren. Haaa…. Kenapa bukan Yool sih yang jadi pemeran utamanya dan hidup bahagia bersama Chae-gyong?
READ MORE...

Titanic, Film Ter-romantis


Siapa yang tidak kenal dengan film Titanic? Film box office yang memenangkan 11 penghargaan Academy Awards tahun 1998. Film produksi tahun 1997 yang diedarkan oleh Paramount Pictures dan 20th Century Fox mengambil tema tenggelamnya RSM Titanic pada pelayaran perdananya. Film yang dibintangi oleh Leonardo Di Caprio dan Kate Winslet ini menjadi film box office terbesar dalam sejarah perfilman. Dan juga menjadi film ter-romantis ever after, menurut aku.

Kata mutiara dari film ini:

"Nothing on earth could come between them" atau dalam bahasa Indonesia berarti "tiada sesuatu pun di bumi yang sanggup memisahkan mereka"


Dan juga film yang paling menguras air mata. Entahlah… setiap kali aku menonton film ini, setiap kali itu pula lah aku menangis. Aku terbayang-bayang pada peristiwa tenggelamnya RSM Titanic tahun 1912 lalu. Apa seperti itu kejadiannya? Atau lebih parahkah? Membayangkannya sekarang saja membuat mataku berkaca-kaca. Bagaimana kalau aku yang berada di posisi mereka?

Well, terlepas dari itu semua, kisah cinta Jack dan Rose benar-benar membiusku. Aku kepengen punya kekasih kayak Jack, yang membuat hidup Rose lebih bermakna dan berwarna, yang mengajarkan Rose cara menikmati hidup, terlebih… cara mencintai dengan tulus, jujur, dan apa adanya. Um…. So sweet….

Bahkan Jack rela mati demi menyelamatkan nyawa Rose. Ingat, saat Jack membantu Rose naik di atas salah satu potongan kapal? Jack rela tetap berada di lautan yang dingin itu karena potongan kapal tidak dapat memuat mereka berdua. Kalau cowoknya kayak Jack sih, aku juga bakal rela lompat dari kanopi agar bisa terus bersama dengan Jack.

Well, entah sudah berapa ratus kalinya aku nonton film ini, yang jelas aku tidak akan pernah bosan, dan mungkin… aku akan masih terus termehek-mehek.
READ MORE...

Twilight


Twilight merupakan kisah romantis modern antara seorang gadis dan vampire.

"Tentang tiga hal aku benar-benar yakin:
Pertama, Edward seorang vampir.
Kedua, ada sebagian dirinya-- dan aku tak tahu seberapa dominan bagian itu-- yang haus akan darahku.
Dan ketiga, aku mencintainya. Dan cintaku padanya teramat dalam dan tanpa syarat."

Bella Swan (Kristen Stewart) berbeda dengan gadis lainnya, tidak pernah bergaul dengan teman sekolahnya di SMA Phoenix, penyendiri, dan suka berada di dunianya sendiri. Saat ibunya menikah lagi, Bella memutuskan untuk tinggal bersama ayahnya (Charlie) di kota kecil Forks, Washington. Ia tidak berharap ada banyak perubahan di dalam dirinya. Tetapi ketika ia bertemu dengan Edward Cullen (Robert Pattison) yang misterius dan tampan, ia merasakan suatu perasaan yang aneh, suatu penyakit, yang apabila sudah terjangkit, kita enggan untuk menyembuhkannya, cinta.

Edward bukan orang biasa yang ia pernah temui. Edward adalah seorang vampire, namun tidak memiliki taring dan seorang vegetarian – mereka ( Edward dan keluarganya) menyebutnya begitu karena tidak mengisap darah manusia. Bagi Edward, Bella adalah gadis yang selama ini ia tunggu sebagai belahan jiwanya.


Well, Mereka berdua menjadi sepasang kekasih. Namun semakin dekat hubungan mereka – semakin berat usaha Edward untuk mengontrol dirinya. Apa yang akan dilakukan oleh Edward dan Bella saat sekelompok vampir baru lainnya - James (Cam Gigandet), Laurent (Edi Gathegi) dan Victoria (Rachelle Lafevre) – hadir dan mengancam hidup mereka?

Ini adalah kisah cinta terlarang. Dan seperti cinta terlarang lainnya, cinta ini tak mengenal jalan kembali, selain menjadi hidup dan sekaligus mati pada saat yang sama.
Mau ebook gratisnya? Klik disini untuk yang berbahasa indonesia.

Jenis Film :
Action/drama
Produser :
Mark Morgan, Greg Mooradian, Wyck Gofrey
Produksi :
Summit Entertainment
Homepage :
http://www.twilightthemovie.com/
Durasi :
120 Min


Cast & Crew
Pemain :
Kristen Stewart
Robert Pattinson
Billy Burke
Peter Facinelli
Elizabeth Reaser
Sutradara :
Catherine Hardwicke
Penulis :
Melissa Rosenberg
READ MORE...

Jang-geum (Jewel In The Palace)


Dae Jang Geum atau lebih dikenal dengan Jewel In The Palace adalah sebuah serial drama yang diproduksi oleh MBC Korea Selatan pada tahun 2003.

Kisah penuh inspirasi ini berdasarkan kisah sejarah dalam Catatan Sejarah Dinasti Joseon dengan Jang-geum (Lee Young-Ae) menjadi tokoh utamanya. Jang-geum adalah seorang dokter wanita kerajaan pertama dari Dinasti Joseon di Korea. Dalam kisah ini, kita akan melihat sebuah kegigihan seorang wanita dan ketegarannya dalam menghadapi masalah hidup. Kita juga akan melihat gambaran tentang budaya tradisional korea, termasuk makanan serta obat-obatan istana kerajaan Korea.

Suh Jang-geum adalah putri seorang mantan panglima kerajaan Suh Chun-soo dan dayang istana Park Myeong-yi. Ayah dan ibunya sendiri bertemu secara kebetulan, Myeong-yi tersingkir dari istana karena mengetahui konspirasi yang dilakukan oleh keluarga Choi. Ia diracuni. Untung saja ia ditolong oleh sahabat baiknya, dayang Han Ae-jong sampai akhirnya bertemu dengan Chun-soo. Keduanya pergi untuk hidup dengan rahasia di sebuah desa terpencil dan menyamar sebagai petani kecil. Mereka menikah hingga lahirlah Seo Jang-geum. Jang-geum adalah sosok anak yang cerdas, berani, penuh rasa ingin tahu, pekerja keras, dan baik.


Pada 1504, Chun-soo ditangkap dan kemungkinan besar dihukum mati. Sedangkan Jang-geum dan ibunya melarikan diri. Namun sayang, ibunya harus meninggal karena tertusuk panah oleh orang suruhan keluarga Choi. Ibunya berwasiat, agar Jang-geum bisa menjadi juru masak kepala di dapur kerajaan dan mencatat kasusnya dalam buku catatan sejarah rahasia kaum perempuan di dapur agar semua orang tahu apa yang sebenarnya terjadi kepadanya.

Ya… Jang-geum bisa masuk ke istana dan menjadi dayang di sana. Tetapi sebelum menjadi kepala juru masak, keluarga Choi lebih dulu melakukan konspirasi sehingga Jang-geum diasingkan di pulau Jeju. Di pulau itulah dia belajar tentang ilmu obat-obatan.

Hasilnya, gadis itu berhasil kembali ke istana dengan status baru: tabib kerajaan. Dengan statusnya sebagai tabib, Jang-geum berhasil menyingkap kebenaran; kebusukan keluarga Choi, membersihkan nama mendiang ibu dan gurunya, dayang Han.

Kisah Jang geum ternyata tidak hanya berhenti disitu, Raja yang telah mempercayai Jang-geum (dan belakangan jatuh cinta) mengangkatnya sebagai Tabib Agung. Hal itu sudah tentu mencuatkan protes, sebab dimasa itu tidak ada satu wanita pun yang pernah menduduki posisi puncak.

Jang-geum berusaha sebaik-baiknya untuk menyembuhkan sang Raja, namun ia tidak berhasil, sang raja meninggal karena sakit parah. Namun, di saat terakhir, Raja mengutus Jeong-ho (orang yang dicintai oleh Jang-geum) keluar dari istana untuk menyelamatkan nasib Jang-geum.

Beberapa tahun telah berlalu, Jang-geum hidup bahagia bersama Jeong-ho dan memiliki seorang putri yang sama cerdasnya sambil terus mengobati orang-orang sakit. Namun, suatu hari mereka tertangkap dan dibawa ke istana oleh para pengawal kerajaan. Tapi kali ini, kesalahan Jang-geum dan Jeong-ho telah dimaafkan, justru sang permaisuri membersihkan namanya dan dijanjikan untuk kembali menjabat sebagai tabib agung. Tapi Jang-geum memilih menjadi rakyat biasa bersama anak dan suaminya sambil terus menjalankan panggilan hidup yang sebenarnya: mengobati mereka yang membutuhkan.

How was that? Setiap kali nonton drama ini, rasa semangat langsung menggebu-gebu di dadaku. Terlepas dari benar tidaknya sosok Jang-geum ini, aku tetap merasa bahwa perempuan bisa menjadi seorang apapun… asal dia gigih, bekerja keras, dan berjuang untuk itu. Well, aku juga ingin menjadi seorang dokter yang bisa mengobati orang-orang yang butuh pengobatan seperti halnya Jang-geum.
READ MORE...

Mars


Well, banyak pelajaran yang bisa diambil dari Drama seri ini. Makanya ini menjadi salah satu drama favoritku.

Ling (Vic Zhou) dan Qi Luo (Barbie Hsu) memiliki karakter yang berbeda. Qi Luo adalah seorang pelukis yang pemalu, takut kepada laki-laki dan membencinya. Sedangkan Ling adalah seorang pembalap motor yang digilai cewek-cewek.

Kedekatan mereka terjalin ketika Qi Luo meminta Ling untuk menjadi model lukisannya, dan yang mengejutkannya lagi, Ling setuju.

Semakin lama, benih-benih cinta itu pun muncul. Ketika Ling berjanji akan melindungi Qi Luo, ketika Qi Luo bersedia membuatkan Ling sketsa lukisan seorang Ibu dan Anak yang disukai oleh Ling, Ketika Qi Luo rela tangannya cedera saat Qing Mei mengancamnya untuk menjauhi Ling, ketika jantung Ling berdebar lebih cepat saat berciuman dengan Qi Luo. Ling membuat Qi Luo lebih berani dan tidak takut terhadap apapun.



Dalam drama seri ini, Ling dan Qi Luo tidak hanya belajar saling mencintai dan mengerti satu sama lain, tetapi juga mencintai dan menghargai diri mereka sendiri.
Akting Vic di drama ini berbanding terbalik di Meteor Garden. Vic lebih banyak bicara, supel, lebih sering ketawa. Persamaannya sih cuman satu. Vic di Meteor Garden sama di Mars sama-sama Cool. Vic memiliki kharismanya tersendiri di dua drama tersebut. kharisma yang bisa bikin aku meleleh seketika.
Barbie Hsu juga beda banget. Hehehe…. Barbie yang cerewet, tomboy, dan pemberani di Meteor Garden menjadi cewek pendiam di Mars. Mereka bahkan bisa menghayati peran mereka di dua drama tersebut. saluuut….

selengkapnya bisa dilihat disini...
READ MORE...

Avril Lavigne


Avril Ramona Lavigne adalah seorang musisi asal kanada yang lahir di Belleville, Ontario, Kanada, 27 September 1984.

Avril adalah bahasa Perancis untuk kata April (Bulan April), sedangkan Lavigne berarti Vine (Anggur) atau Vineyard (Kebun Anggur).

Ia adalah penyanyi pop Kanada yang telah mencetak record penjualan album terbaik, selain sebagai penulis lagu wanita dengan usia termuda.

Lagu pertamanya Complicated langsung melejit dan masuk dua besar dari tangga lagu di Amerika.
Sampai saat ini, tahun 2009, Avril telah meliris tiga album; Let Go (2001-2003), Under My Skin (2004-2006), The Best Damn Thing (2007–Sekarang). Sementara sebagai bintang film ia terkenal dengan aktingnya dalam film Sabrina, the Teenage Witch (2002), Going the Distance (2004), Fast Food Nation (2006) dan The Flock (2007).


Kemampuan Avril dalam bernyanyi telah diketahui sejak ia berumur 2 tahun, ketika ibunya mengatakan bahwa Avril telah mulai ikut menyanyi lagu-lagu rohani di gereja. Pada tahun 1998, Avril memenangkan kompetisi bernyanyi dalam tour resmi penyanyi Kanada Shania Twain. Avril menyanyikan lagu Shania yang berjudul "What Made You Say That". Avril pertama ditemukan oleh menejer profesional pertamanya, Cliff Fabri, ketika dia sedang menyanyikan lagu country disebuah toko buku di Kingstone, Ontario. Saat usia Avril menjelang 16 tahun, dia didaftarkan oleh Ken Krongard, seorang artis dan jurnalis, wakil dari perusahaan rekaman Arista. Ken mengundang Antonio "L.A." Reid untuk mendengarkan nyanyian Avril disebuah studio rekaman milik Peter Zizzo di New York. Selanjutnya Avril melengkapi kontrak album perdananya, Let Go. The Matrix, yang bekerja secara ekstensif bersama Avril dalam proses pembuatan lagu untuk albumnya mengatakan, "We conceived the ideas on guitar and piano. Avril would come in and sing a few melodies, change a word here or there.."

Well, begitulah cerita perjalanan karir Avril. Dari semua lagu di tiga albumnya, aku paling suka sama Don’t Tell Me. Lagunya energik dan penuh makna.

"Did you think that I was gonna give it up to you… this time.
Did you think that it was something I was gonna do… and cry.
Don’t try to tell me what to do…
Don’t try to tell me what to say..
You’re better Off that way…"

Apalagi kalau nyanyiin tuh lagu pas lihat video klipnya. Girl power gitu deh… hehehe…

Pada tanggal 15 Juli 2006, Avril menikah denga vokalis utama band punk-rock Kanada, Sum 41, Deryck Whibley, di Montecito, California.

Well, meski sekarang penampilan Avril telah berubah. Yang dulunya skate dan tomboy abis, kini menjadi cewek girly dengan hot pants dan rambut warna-warni, aku tetap suka kok. Gayanya tetap keren di mata aku. Apalagi musicality, her style, dan dia tetap menjadi dirinya sendiri dimana pun dia berada. Lagu2nya pun tetap oke.

Berikut cuplikan wawancara seorang penggemar Avril di majalah Rolling stone:
question: do you still like avril lavigne with the changes right now?
answer: absolutely, a love all the aspect of her, not just her style or phisically appearance, i love her music, her talent, her originallity. i know some fan might dissapointed with the changes, but it just the way she chose her life. she’s just human, and human might fail for their own way.


Keep going on, Avril!!!!!
READ MORE...


up