Jang-geum (Jewel In The Palace)


Dae Jang Geum atau lebih dikenal dengan Jewel In The Palace adalah sebuah serial drama yang diproduksi oleh MBC Korea Selatan pada tahun 2003.

Kisah penuh inspirasi ini berdasarkan kisah sejarah dalam Catatan Sejarah Dinasti Joseon dengan Jang-geum (Lee Young-Ae) menjadi tokoh utamanya. Jang-geum adalah seorang dokter wanita kerajaan pertama dari Dinasti Joseon di Korea. Dalam kisah ini, kita akan melihat sebuah kegigihan seorang wanita dan ketegarannya dalam menghadapi masalah hidup. Kita juga akan melihat gambaran tentang budaya tradisional korea, termasuk makanan serta obat-obatan istana kerajaan Korea.

Suh Jang-geum adalah putri seorang mantan panglima kerajaan Suh Chun-soo dan dayang istana Park Myeong-yi. Ayah dan ibunya sendiri bertemu secara kebetulan, Myeong-yi tersingkir dari istana karena mengetahui konspirasi yang dilakukan oleh keluarga Choi. Ia diracuni. Untung saja ia ditolong oleh sahabat baiknya, dayang Han Ae-jong sampai akhirnya bertemu dengan Chun-soo. Keduanya pergi untuk hidup dengan rahasia di sebuah desa terpencil dan menyamar sebagai petani kecil. Mereka menikah hingga lahirlah Seo Jang-geum. Jang-geum adalah sosok anak yang cerdas, berani, penuh rasa ingin tahu, pekerja keras, dan baik.


Pada 1504, Chun-soo ditangkap dan kemungkinan besar dihukum mati. Sedangkan Jang-geum dan ibunya melarikan diri. Namun sayang, ibunya harus meninggal karena tertusuk panah oleh orang suruhan keluarga Choi. Ibunya berwasiat, agar Jang-geum bisa menjadi juru masak kepala di dapur kerajaan dan mencatat kasusnya dalam buku catatan sejarah rahasia kaum perempuan di dapur agar semua orang tahu apa yang sebenarnya terjadi kepadanya.

Ya… Jang-geum bisa masuk ke istana dan menjadi dayang di sana. Tetapi sebelum menjadi kepala juru masak, keluarga Choi lebih dulu melakukan konspirasi sehingga Jang-geum diasingkan di pulau Jeju. Di pulau itulah dia belajar tentang ilmu obat-obatan.

Hasilnya, gadis itu berhasil kembali ke istana dengan status baru: tabib kerajaan. Dengan statusnya sebagai tabib, Jang-geum berhasil menyingkap kebenaran; kebusukan keluarga Choi, membersihkan nama mendiang ibu dan gurunya, dayang Han.

Kisah Jang geum ternyata tidak hanya berhenti disitu, Raja yang telah mempercayai Jang-geum (dan belakangan jatuh cinta) mengangkatnya sebagai Tabib Agung. Hal itu sudah tentu mencuatkan protes, sebab dimasa itu tidak ada satu wanita pun yang pernah menduduki posisi puncak.

Jang-geum berusaha sebaik-baiknya untuk menyembuhkan sang Raja, namun ia tidak berhasil, sang raja meninggal karena sakit parah. Namun, di saat terakhir, Raja mengutus Jeong-ho (orang yang dicintai oleh Jang-geum) keluar dari istana untuk menyelamatkan nasib Jang-geum.

Beberapa tahun telah berlalu, Jang-geum hidup bahagia bersama Jeong-ho dan memiliki seorang putri yang sama cerdasnya sambil terus mengobati orang-orang sakit. Namun, suatu hari mereka tertangkap dan dibawa ke istana oleh para pengawal kerajaan. Tapi kali ini, kesalahan Jang-geum dan Jeong-ho telah dimaafkan, justru sang permaisuri membersihkan namanya dan dijanjikan untuk kembali menjabat sebagai tabib agung. Tapi Jang-geum memilih menjadi rakyat biasa bersama anak dan suaminya sambil terus menjalankan panggilan hidup yang sebenarnya: mengobati mereka yang membutuhkan.

How was that? Setiap kali nonton drama ini, rasa semangat langsung menggebu-gebu di dadaku. Terlepas dari benar tidaknya sosok Jang-geum ini, aku tetap merasa bahwa perempuan bisa menjadi seorang apapun… asal dia gigih, bekerja keras, dan berjuang untuk itu. Well, aku juga ingin menjadi seorang dokter yang bisa mengobati orang-orang yang butuh pengobatan seperti halnya Jang-geum.

3 komentar:

dHy_Undercover mengatakan...

coba skrg di indonesia msih ada cewk kyk gini !! calon istri idaman !! ;;)

Avrilblue mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Avrilblue mengatakan...

hehehe.... IDK.

cari2 mekw saja, siapa tau dapat:D

Poskan Komentar


up